Senin, 20 April 2009
Ditulis oleh: pamungkas
Banda Aceh, Berkembangnya teknologi informasi telah merubah pola pikir pemuda dari lokal menjadi global. Globalisasi yang seharusnya memberikan kemudahan bagi manusia, khususnya pemuda untuk memasuki dunia global, tampaknya juga membawa dampak negatif bagi yang belum siap menghadapinya. Akses informasi tanpa batas dari internet maupun televisi telah memunculkan hal destruktif seperti pornografi atau siaran-siaran televisi yang menampilkan gaya hidup hedonis yang jauh dari identitas bangsa.
Oleh sebab itu, untuk membendung dan memperbaiki moral pemuda, pemerintah melalui Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Deputi Pemberdayaan Pemuda pada Asdep Pengembangan IPTEK dan IMTAQ melaksanakan Pelatihan Kader Pengembangan Moral Etika Pemuda Tingkat Propinsi di Aceh, 16 s.d 18 Apr 2009.
Pelatihan ini bertempat di Hotel Madinah, dihadiri oleh 49 kader pemuda yang berasal dari berbagai OKP dan perguruan tinggi. Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh Drs. Rayuan Sukma membuka kegiatan serta menghimbau agar outcome dalam pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi bangsa, Aceh khususnya.
Didampingi Asdep Pengembangan Iptek dan Imtaq, Drs. Imam Gunawan Kepala Dinas juga berpesan agar setelah mengikuti kegiatan para pemuda ini dapat berperan aktif sebagai kader yang memberikan sumbangsih di masing-masing daerah dan juga dapat mengembangkan kaderisasi moral etika di daerah.
Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Menpora RI Bidang Pemberdayaan Pemuda Drs. H. Sakhyan Asmara, M.SP. pada Kesempatan tersebut beliau memberikan materi tentang Kebijakan Kepemudaan serta berorasi, dalam orasinya beliau berkata jadilah pemuda yang berdedikasi tinggi, penuh tanggung jawab dalam memajukan bangsa dengan etika yang berbudi pekerti. (al-)
Komentar Pembaca
Anda harus login dulu untuk memberikan komentar.

