Kamis, 18 Februari 2010
Ditulis oleh: pamungkas
Dalam memperkuat alumni Kader Pengembang Moral Etika Pemuda Indonesia sekala Nasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Yayasan Pemuda Peduli Moral dan Etika mengadakan workshop Forum KAPMEPI Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 22 s.d. 24 Januari 2010 di Cibubur. Workshop ini diikuti oleh seluruh elemen kader KAPMEPI yang sebagian terwakili oleh masing-masing ketua lembaga di beberapa propinsi antara lain : Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepri, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Irian Barat.
Tujuan diadakan workshop nasional KAPMEPI ini untuk memperkuat tali silaturahim dan juga memperkuat basis penggerak moral etika pemuda di masing-masing propinsi. Pembukaan workshop yang dihadiri oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta beberapa pejabat dilingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga bertempat di aula wisma menpora. Menurut Deputi Pemberdayaan Pemuda, pemuda Indonesia yang merupakan penerus kemerdekaan berupaya agar menjadi pemuda yang kokoh dari segala terpaan budaya asing yang sudah merusak moral etikanya, oleh karena itu para kader KAPMEPI diharapkan dapat menjadi pemuda yang kuat, sehat, mandiri dan berdaya saing serta menjadi benteng terhadap derasnya budaya asing cenderung pada kebebasan seiring dengan perkembangan teknologi.
Banyaknya kehidupan masyarakat yang belakangan ini mengalami keterpurukan moral dan etika yang sudah sangat mengkuatirkan seperti narkoba, sex bebas, berpasangan sesama jenis, pembunuhan, pemerkoasaan dan lain sebagainya yang dapat merusak bangsa dan negara, oleh karena itu diharapakan para keder KAPMEPI dapat terjun langsung dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat di daerahnya masing masing yang merupakan bagian penggerak pengembang moral etika di Indonesia.
Worshop Forum KAPMEPI Nasional ini juga di hadiri oleh tokoh-tokoh pemuda seperti akbar zulfakar dan david cholik yang begitu antusiasnya memberikan motivasi kepada kader-kader KAPMEPI sebagai ujung tombak perombak moral etika pemuda agar nantinya pemuda indonesia menjadi pemuda yang sehat, mandiri dan berdaya saing terhadap negara lain.
Workshop ini tidak hanya membahas bagaimana perkembagan terkini masalah-masalah sosial yang ada di sekitar masyarakat tapi juga membahas AD/ART lembaga Yayasan Pemuda Peduli Moral Etika yang baru saja didirikan sebagai wadah bagi para alumni atau kader KAPMEPI untuk dapat mengembangkan diri menjadi penggerak moral etika di indonesia.
Workshop yang berlangsung 3 hari ini telah membentuk AD/ART lembaga serta mengganti Ketua lembaga yang Ketua terdahulu di Ketuai oleh Abdul Cholid dan sebagai gantinya Ketua yang dipilih melalui workshop ini adalah Fakhrudin Rusyibani.
Keberhasilan para alumni atau kader KAPMEPI dalam mengembangan moral etiika di Indonesia tak lepas dari pembinaan-pembinaan yang dilakukan Pemerintah khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam membentengi masuknya budaya asing yang sudah sangat meresahkan dan juga dukungan masyarakat dalam menerima para alumni atau kader sebagai penggerak moral etika didaerah masing-masing.
Dan untuk kedepannya diharapkan Bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa lain dalam hal moral dan etika di segala kehidupan.
Komentar Pembaca
Anda harus login dulu untuk memberikan komentar.

